Pernahkah engkau merasakan suatu perasaan yang aneh.. yang
membuatmu berjalan tak tentu arah ?
Pernahkah engkau merasakan jantungmu berdetak lebih cepat
ketika engkau melihat wajah orang yang
engkau sukai ?
Pernahkah engkau merasakan suatu kebahagiaan disaat dia ada
disampingmu dan tertawa bersamamu ?
Pernahkah engkau merasakan begitu sepinya jiwamu ketika
engkau sedang tak bersamanya saat itu ?
Pernahkah engkau merasakan kehangatan di dalam tubuhmu
ketika dia mulai memegang tanganmu, memelukmu disaat engkau tak berdaya ?
Pernahkah engkau merasakan kekuatan ketika dia menghapus
airnata yang jatuh dari matamu ?
Pernahkah engkau merasakan rasa bimbang, gelisah, selalu
ingin terlihat sempurna di depannya dan tidak ingin melakukan kesalahan yang
membuatnya menghindar darimu ?
Pernahkah engkau merasakan saat saat bahagia itu ?
Namun, apakah engkau juga pernah merasa hancur ketika orang
yang engkau cintai pergi bersama orang yang dia sayangi ?
Apakah engkau pernah merasa seakan usaha yang pernah kamu
lakukan tidak berarti ketika kau melihatnya bergandengan tangan, bercanda
dengan orang yang dia sayangi ?
Apakah engkau juga pernah merasa hatimu terbakar... sangat
panas sehingga engkau ingin menumpahkan semua padanya dan berkata, “Hanya ini
yang kau berikan padaku ? sakit ini yang kau sebabkan ? setelah semua yang aku
lakukan ?”
Semua itu yang disebut cinta...
Cinta yang membuatmu merasakan senang, bahagia, hingga
kehancuran.
Jika engkau telah merasakannya bahkan menemukannya...
jagalah sebaik-baiknya dan jangan sampai melepasnya. Karena rasa itu sangatlah
indah. Kebahagiaan yang telah diraih.. jangan dilepaskan begitu saja
Namun jika engkau telah merasakannya tetapi tidak bisa
memilikinya.... jangan menyerah pada keadaan terpuruk. Tetaplah yakin dan
percayalah ! suatu saat engkau pasti akan mendapatkannya. Karena cinta akan
datang padamu tanpa harus mecarinya... hanya perlu menunggu sebentar hingga
engkau mendapatkannya. Maka kebahagiaan akan datang padamu.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Awal yang Indah
Pagi itu, aku bersiap untuk berangkat ke sekolah. seperti
biasa,setiap pagi aku selalu menyempatkan untuk sarapan. Ya, setiap pagi aku
selalu di sediakan makanan yang super lezat buatan ibuku. Setelah aku melahap
habis sarapan yang dimasakin ibuku...aku bergegas ke sekolah.Sebelum itu,aku
pamitan sama ibu dan ayahku. Aku mengayuh sepedaku lumayan cepat. Karena pagi
ini,aku harus berada di sekolah lebih pagi dari biasanya,karena hari ini aku
kebagian tugas piket.Trenyata,setibanya aku di sekolah, aku lihat nggak ada
tanda-tanda kehidupan disana. Aku memarkir sepedaku dan menarik tasku dari
keranjang. Belum sempat aku mengirim SMS ke beberapa temenku, hapeku bergetar.
SMS dari Putri sahabatku.
Kmu kmna ja..?? kug
jam segini belom nyampe’ di rmh q...ni q udh nggu kmu..,
Sontak aku kaget..,ternyata temen-temenku udah ada di
rumahnya Putri dan,sekarang lagi ada class meeting.dan aku membalas sms dari
Putri
Aq d skulaa
dr.wahidin...sendirian akku disini..,knpa ga kmu kasih teu dr awal cii kalo ada
class meeting d skulaa AKBP...??!!
Tak berpikir lama..aku membawa sepedaku keluar dari
sekolahku dan meluncur ke rumah Putri. Tak lama aku mengayuh sepedaku, aku udah
nyampe di rumah Putri hanya sekitar 5 menit. Yah, perjalanan yang amat sangat
melelahkan.
Setibanya aku di rumah Putri, aku memarkir sepedaku dan
setengah berlari menghampiri teman-temanku yang ternyata udah cukup lama
menungguku.
“ Maaf temen-temen...aku telatt...!! abisnya...tadi malem
nggak ada yang niat sms aku sihh....!! berangkat pake apa nii...??” Kataku.
“ Iya...nggak apa-apa..., Untung kita masih nungguin
kamu....kalo nggak...kamu mungkin bakal berangkat sendiri di AKBP...,”
Jawab Adisa salah satu temenku.
“ Ayoo berangkatt...!! Udah siang lohh...!! Kita jalan
yakk...??” Ajak Putri sambil memberiku segelas air putih. Akupun menegaknya
sampai habis.
“ Ayoo....!! “ Seru aku dan teman-temanku.
15 MENIT KEMUDIAN...
Kita semua udah nyampe di sekolah AKBP..emang sih..sekolah
kita itu terpisah lokasinya. Untuk kelas 7, kelasku, dan kelas 9 berada di
jl.dr.wahidin.Sedangkan di jl.AKBP M.suroko hanya untuk kelas 8 reguler.
Setelah memasuki gerbang, aku melihat sekeliling sekolah
tersebut. Aku mencari teman-temanku yang lain dan duduk disamping mereka.
Beberapa menit kemudian..acarapun dimulai. Sekali lagi, aku melihat sekeliling
halaman sekolah tersebut yang menurutku, sangat sempit. Katika aku melihat
sekeliling halaman..tiba-tiba aku melihat sesosok manusia yang menurut
pandanganku, dia perfect banget. Mulai dari wajahnya yang imut, manis, alim,
badannya yang tinggi tegap, serta sifatnya yang kalem.
Aku merasa aku udah suka sama dia berawal pada pandangan
pertamaku. Setelah aku memina pendapat dari beberapa sahabatku, mereka pun
mensupport aku dan salah satu temanku bersedia membantu aku untuk mendapatkan
nomer hape cowok itu. Kebetulan, Dia punya kenalan temen 1 kelasnya cowok
perfect itu.
Lama kelamaan, aku berhasil mendapatkan nomer hapenya dan
kita pun mulai dekat dan saling mengenal. Setelah aku yakin, aku coba buat
nyatain semuanya ke dia. Responnya positif..namun dia butuh waktu untuk
berfikir..yahh karena ini kali pertamanya dia pacaran. Setelah 2 minggu
menunggu keputusan darinya..akhirnya dia pun memberiku kepastian..dan aku
berhasil..!! Aku pun jadian dan disaat itulah aku bisa melihat dia dengan jarak
yang begitu dekat dan yang pasti aku bisa melihat senyumnya yang sungguh
menawan..
Tak terasa, hampir 3 bulan aku jadian sama dia..Namun,
disaat itulah aku merasa kalo dia itu udah berubah. Dia nggak se perhatian saat
awal aku jadian dengan dia... Dia sekarang udah mulai cuek sama aku.. dan aku
nggak tahu kenapa dia berubah seperti itu.. Bahkan, disaat aku sendiri dan
membutuhkan perhatian darinya.. dia emang ada..tapi hanya basa-basi nggak jelas
dan sama sekali nggak ngerti kalo aku mulai ilfeel sama dia karena sifatnya.
Namun, Ketika dia pergi..datanglah seseorang yang menemaniku..yang mensupport
aku lebih dari apa yang dilakukan sama cowokku sendiri..disaat itulah aku yakin
kalo dia itu lebih serius daripada cowokku itu...
Dan aku memutuskan mengakhiri hubunganku dengan dia dan
memilih sahabatku itu. Banyak yang nggak setuju bahkan kaget sama keputusanku
ini...tapi salah satu sahabatku pun percaya bahwa sahabatku yang sekarang
menjadi cowokku itu lebih bisa ngertiin aku daripada mantan cowokku.
Walaupun begitu, aku tetap tidak memutuskan komunikasi
dengan dia.. karena aku memutuskan untuk bersahabat dengannya.
Hari-hari ku terasa lebih berwarna saat ini.., karena aku
merasa sangat amat beruntung bisa mendapatkan pengganti yang aku harap, dia
tetap menjadi seperti dia yang sekarang..dan aku juga berharap kalau dia tetap
menjadi dirinya sendiri,..
“ Terima kasih Tuhan...kau telah berikan aku seseorang yang
amat sangat mencintai dan menyayangi aku...aku berjanji..aku akan
menjaganya...sampai kapanpun...sebisanya aku mencoba untuk bersikap dewasa dan
mengerti...dan takkan mengulang kesalahan yang sama....!!” Gumamku dalam hati.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Another Story from 'a crazy little things called love'
Yak.... kali ini saya mempunyai inspirasi (bahasanyaa) untuk membuat suatu cerita pendek yang di adopsi dari film fenomenal (?) di sekolah saya. :D A CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE.
sebuah cerita yang mengharukan.... tapi berakhir happy ending. Jika menurut saya... akan saya buat SAD ENDING.
~ CHECK THIS OUT~
"Ya ya ya..... kamu yang milih makanan yahh... aku yang milihin tempatnya..." Kata Nasya kepada teman temannya
"Hah ? kita ? kenapa kamu gak ikutan sekalian ?" Jawab Vira, Teman Nasya.
"Hahahah... sudahlaaahh...! ya ya... pliisss..!" Seru Nasya memohon.
"Hmmp.... Okey.." Jawab temannya kemudian.
yap....ini tempat yang terbaik! Gumam Nasya dalam hati. Benar saja, tepat di depan Nasya duduk seorang cowok yang seumuran dan satu tingkatan kelas dengannya dengan teman-temannya. Dan rupanya, Dia sudah menyukainya sejak lama.
-ketika Nasya asik melamun-
"Oiii...! oiii...! makanan udah dateng nih !" Seru Vira
Nasya masih tetap terdiam larut dalam lamunannya tentang cowok yang bernama Shone itu. Tetap diam..... hingga tiba-tiba......
BRUK !
"Apaan sih..? ati ati dong.... aku sampe jatoh gini ?!" Seru Nasya marah.
Ketika Nasya berdiri... wajahnya memerah karena hampir setiap orang di kantin memandanginya. Termasuk Shone dan teman temannya. Wajah Nasya memerah.... Dia tidak tahu bagaimana menyembunyikan wajahnya.
"Kalian yaaahhhh..... ukh. berhasil membuatku maluuu...! (>,
"Maaf maaf.... abisnya kamu ngelamun aja sih daritadi...... ngelamunin apa sih ?" Kata Dira.
"Ada dehh.... :P udah udahh... yang penting sekarang selamatkan aku dari mereka semua....." Jawabku.
Dan akhirnya, merekapun pergi dari kantin.
Sejak saat itu... Shone mengenal Nasya. Mengenalnya dengan cara yang memalukan (?)
Tapi setidaknya karena kejadian itu merekapun jadi tambah dekat...
Shone merasa Nasya seorang gadis yang cocok untuknya. Tapi dia merasa ragu... apakah Nasya juga merasakan hal tersebut padanya..
BEBERAPA BULAN KEMUDIAN...
SMA tempat Nasya dan teman-temannya bersekolah kedatangan murid baru yang bernama Ari. Dan ternyata, Ari adalah teman lama Shone. Mereka sudah sangat dekat layaknya seorang kakak adik.
Ketika Ari melihat beberapa orang siswi di kantin, pandangannya tertuju pada 1 orang gadis yang sangat cantik.. yah... seiring berjalannya waktu, Nasya berubah menjadi seorang angsa yang rupawan. Padahal awalnya... Dia bagaikan seeokr itik buruk rupa. Semua itu dia lakukan sebenarnya hanya untuk Shone semata. Nasya berusaha untuk menjadi lebih baik dalam segala hal untuk menarik perhatiannya.
Kemudian, tidak mau mati penasaran.... Aripun bertanya pada Shone.
"Gadis itu... apa dia sudah punya pacar ?"
"Ah....sepertinya belumm..... tapi lebih baik jangan kamu dekati dia."
"Kenapa ? ada yang salah ?"
"Dia tidak sebanding denganmu."
"Dia cantikk... mana bisa dia tidak sebanding denganku.?"
karena aku menyukainya Ari.... dan aku tidak mau kamu merebutnya dariku. Gumam Shone
~hening sejenak~
"Ah...! aku akan mengerjarnya !"
"Eh ! kok tiba tiba begitu ?"
"Karena aku suka dia"
"Sudah aku bilang ja......"
"udah dulu ya...! bye !"
ahhh! Jerit Shone dalam hati.
Setelah cukup lama...
Pada akhirnya Nasya menyerah terhadap Shone karena Shone tiba tiba menghilang dari hidupnya. Shone melakukan itu karena dia tidak ingin menyakiti sahabat yang sudah ia anggap sebagai kakaknya dan lebih memilih untuk pergi melupakan Nasya.
Pagi itu hari cukup cerah...
tiba-tiba Ari meminta Nasya untuk pergi ke sebuah tempat.
dan ternyata... di tempat tersebut Ari mengutarakan semua perasaannya.
Nasya yang telah menyerah dengan Shone pun akhirnya menerima Ari. Betapa bahagianya Ari ketika mendengar jawaban dari Nasya.
Dan tiba-tiba disaat yang sama, Shone datang di depan mereka dan tersenyum.
"Selamat ya..." Serunya.
"Shone...... kamu...... kapan datang kesini ?" Tanya Nasya
"Hai..... bagaimana kabarmu ?" Sahut Ari
"Aku baik." Jawabnya singkat kemudian pergi.
Shonee........aku masih menyayangimu.... kenapa disaat seperti ini kamu datang ? kenapa saatnya tidak tepat.? Gumam Nasya.
Disisi lain...
Dan ternyata benar...apa yang aku takutkan terjadi... padahal taid aku ingin mengungkapkan rasa yang selama ini aku pendam...... ternyata sudah terlebih dulu di lakukan oleh Ari.... gak apa apa... asal sahabatku bahagia..... Gumam Shone.
Dan sebenarnya mereka masih menyayangi...namun dengan terpaksa hidup terpisah. Cinta memang tak selalu bisa memiliki :)
~END~
mohon kritik saran ya teman teman :D

hi ni anak sman saga KAH ATO?
BalasHapus